Pada perdagangan hari ini, harga minyak jenis Brent merangkak 29 sen menjadi US$ 91,89 per barel dalam perdagangan di London. Sementara kontrak berjangka minyak di pasar New York mencapai US$ 87,86 per barel.
Nilai tukar dolar terhadap euro anjlok hari ini karena data ekonomi Jerman yang menunjukkan tren positif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelemahan dolar membuat harga minyak dunia menjadi murah bagi orang yang memegang mata uang tersebut sehingga permintaan meningkat.
Tanda-tanda perbaikan permintaan ini didukung oleh data bahwa cadangan minyak AS turun dalam jumlah masif yaitu 9,9 juta barel, atau merupakan penurunan terbesar dalam 8 tahun. Padahal AS adalah konsumen minyak terbesar di dunia.
"Data mingguan tersebut, secara ekstrem membuat berubahan di mana-mana," ujar analis dari Barclays Capital seperti dikutip AFP, Jumat (17/12/2010).
(dnl/dnl)











































