"Intinya sudah 850.000 ton, ada tambahan lagi dari Vietnam maupun Thailand. Dari segi jumlah lebih banyak Vietnam dari Thailand," kata Mari di City Tower, Jakarta, Senin (20/12/2010).
Menurut Mari tamabahan impor berasi dari Vietnam sebesar 200.000 ton sudah dilakukan kontrak oleh Bulog. Sementara dari Thailand yang jumlahnya relatif lebih sedikit, masih dalam proses oleh Bulog.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya pemerintah mengizinkan impor beras hanya 600.000 ton kemudian ditambah hingga 850.000 ton dengan tambahan impor beras premium.
Impor ini bagian dari upaya menjaga stok beras pemerintah di akhir tahun 2010 sedikitnya 1,5 juta ton.
(hen/dnl)










































