Demikian disampaikan oleh Mochammad Harun, VP Corporate Pertamina, melalui siaran persnya pada acara peresmian Terminal Automation System Instalasi Jakarta Group di Depo Pertamina Plumpang, Jakarta, Senin (20/12/2010).
"Peresmian layanan baru di Instalasi Jakarta Group Depo Plumpang ini akan dilakukan oleh Direktur Utama Pertamina Ibu Karen Agustiawan hari ini (20/12/2010)," kata Harun melalui siaran persnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melalui perubahan sistem ini, Harun mengatakan, dari sisi operasional pengisian BBM, jumlah bays (gerbang loading BBM ke mobil tangki) menjadi berkurang. Semula bays yang digunakan sebanyak 68 bays, namun sekarang cukup menggunakan 12 bays.
"Meski jumlahnya lebih sedikit, namun kapasitas loading masing-masing bay menjadi lebih besar. Tadinya 900 liter per menit, sekarang menjadi 2.200-2.400 liter per menit.
Ditambahkan oleh Harun, dampak dari perubahan pada bays tersebut adalah loading time (waktu loading) yang bisa dipangkas lebih cepat menjadi 4-8 menit per mobil tanki dari sebelumnya yang memakan waktu 40-52 menit.
"Dengan semakin singkatnya waktu loading-nya, maka jumlah mobil tangki yang dibutuhkan juga menjadi lebih sedikit. Sebelumnya kita butuh 230 mobil tangki, namun sekarang hanya dibutuhkan 157 mobil tangki saja," tutur Harun.
Harun mengharapkan, dengan adanya perubahan sistem ini, di samping dapat menghemat biaya operasional, pasokan distribusi BBM untuk wilayah Jabodetabek akan semakin cepat.
(dnl/dnl)










































