"Pasti dong kita akan tender. Saat ini sedang tahap pra kualifikasi untuk seluruhnya," ungkap Direktur Utama AP I Tommy Soetomo, usai penandatanganan kesepakatan kerja sama dengan TNI AL di kantor Kementarian BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (22/12/2010) malam.
Total investasi dalam pembangunan terminal baru seluas 129 ribu m2 ini sebesar RpΒ Rp 1,944 triliun. Dimana project terbagi menjadi 4 tahap, dan akan selesai dikerjakan pada akhir 2013.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tahap I jadwal selesai awal 2012, dan keseluruhan tuntas di 2013," paparnya.Sedangkan tahap II menelan dana Rp 344,43 miliar. Untuk tahap III dan IV masing-masing Rp 1,198 triliun dan Rp 100 miliar.
Sebanyak Rp 1,2 triliun bersumber dari dana BUMN perbankan ditambah Pusat Investasi Pemerintah (PIP). Setidaknya ada 3 bank yang terlibat, diantaranya Bank Mandiri, BNI, dan BRI.
Sisa dana guna keperluan perluasan Bandara Ngurah Rai, PT AP I akan mengambil dari kas internal sebesar Rp 744 miliar. Deputi Bidang Usaha Infrastruktur dan Logistik Kementerian BUMN Sumaryanto Widayatin pernah menyampaokan, terminal baru di AP I juga akan dibangun akses jalan keluar dari bandara.Β Jalan akses ke bandara akan menggunakan lahan yang dimiliki oleh AP 1, Pelindo dan Pemda Bali.
"Seperti kita ketahui bersama jalan keluar bandara ke pertigaan arah Nusa Dua dan Kota itu ditempuh selama 1,5 kilometer dalam satujam karena kemacetan. Maka dari itu kita akan usahakan memperbaikinya," tutur Sumaryanto waktu itu.
(wep/qom)










































