Riau Kembali Kena Pemadaman Bergilir 8 Jam Sehari

Riau Kembali Kena Pemadaman Bergilir 8 Jam Sehari

Chaidir Anwar Tanjung - detikFinance
Kamis, 23 Des 2010 10:27 WIB
Riau Kembali Kena Pemadaman Bergilir 8 Jam Sehari
Pekanbaru - PT PLN (Persero) Riau-Kepri kembali melakukan pemadaman bergilir. Pemadamannya bergilir ini dilakukan dua kali dengan durasi 8 jam dalam sehari.

Padahal, sebelumnya Direktur Utama PLN Dahlan Iskan yang pernah berkunjung ke lokasi menjamin tidak akan ada lagi pemadaman bergilir di jalur interkoneksitas di Pekanbaru.

Masyarakat Pekanbaru kembali dikeluhkan dengan pemadaman bergilir yang dilakukan PLN Riau-Kepri. Pemadaman bergilir ini sudah dirasakan warga dalam sepekan terakhir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemadaman bergilir minimal dua kali dalam sehari. Misalnya saja, di kawasan Panam kecamatan Tampan, pada Rabu (22/12/2010) sore pukul 15:00 WIB listrik padam sampai pukul 18:00 WIB.

Malam harinya, listrik kembali pada pada pukul 21:45 WIB. Masyarakat harus bersabar sembari mengelus dada, karena listrik baru kembali menyala pada Kamis (23/12/2010) dini hari pukul 03:00 WIB. Itu artinya bila dihitung durasi pemadaman listrik terjadi 8 jam dalam sehari.

"Kita konsumen kan selalu dalam posisi yang tidak berdaya. Listrik bolak-balik padam, kita hanya bisa diam. Tapi kalau giliran kita terlambat bayar, PLN main denda saja terus ancaman pencabutan meteran," kata Imron Rangkuti warga Panam Pekanbaru kepada detikFinance, Kamis (23/12/2010).

Masing-masing kecamatan di Pekanbaru juga mengalami hal yang sama. Hanya saja yang membedakan jadwal pemadamannya saling berbeda.

Kecamatan Sukajadi, misalnya, pemadaman terjadi di waktu subuh selama 3 jam. Selanjutnya pemadaman bergilir akan kembali terjadi usai shalat maghrib hingga pukul 22:00 WIB. Durasi pemadamannya juga 8 jam dalam sehari.

"Saya mencoba menghubungi pihak PLN soal pemadaman bergilir yang sudah berlangsung sepekan ini. Kata yang piket di PLN, jalur interkoneksitas di Pekanbaru mengalami kekurangan daya dari jalur interkoneksitas di Sumbagteng, Palembang. Alasan itu sehingga terjadi pemadaman bergilir," kata Yanto warga Sukajadi.

Sementara itu, Manager PLN Pekanbaru, Ilham Santoso kepada detikFinance menginformasikan, pemadaman listrik yang terjadi akibat adanya gangguan tegangan sedang 20.000 volt. "Kita tengah berusaha untuk memperbaiki ganguan tersebut," kata Ilham singkat.

(cha/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads