Pengusaha Minta Kebocoran Pajak Bisa Ditekan

Pengusaha Minta Kebocoran Pajak Bisa Ditekan

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Kamis, 23 Des 2010 16:28 WIB
Jakarta - Memasuki tahun baru 2011, para pengusaha mendesak agar kebocoran penerimaan pajak terus bisa ditekan agar penerimaan pajak tahun depan bisa meningkat. Selain itu, penyerapan anggaran tahun 2011 harus lebih baik dari tahun ini.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Erwin Aksa di acara Hipmi Economic Outlook 2011, di Jakarta, Jumat (23/12/2010)

"Bagi pengusaha, yang penting kebocoran pajak harus dicegah, kedisiplinan aparat pajak harus diperbaiki," kata Erwin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bagaimanapun juga, menurut Erwin, pengusaha memerlukan insentif pajak terutama untuk sektor-sektor yang menopang tenaga kerja seperti pertanian dan berbagai insentif pajak lainnya.

"Juga apakah pengurangan bea masuk, pengurangan pajak penghasilan, termasuk PPN barang modal," serunya.

Dikatakannya jika pelaku usaha diberikan 'nafas' untuk mengembangkan investasinya dengan berbagai pengurangan pajak. Sehingga semangat investasi bisa terus tumbuh di kalangan pelaku usaha yang ujung-ujungnya akan menopang pertumbuhan ekonomi.

"Penerimaan pajak harus lebih besar. Selain itu, dengan mengurangi subsidi dengan pembatasan BBM, akan ada tambahan anggaran untuk infrastruktur," katanya.

Mengenai infrastruktur, Erwin mengharapkan proyek-proyek 'mercu suar' harus terus digenjot, seperti proyek Jembatan, pelabuhan, bandara dan lain-lain yang saat ini sudah mengalami banyak masalah.

"Air Port kita di Soekarno Hatta sudah semakin padat, kita butuh air port baru. Ini karena sudah 10 tahun kita tak membangun infrastruktur secara besar-besaran," ucapnya.

(hen/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads