"Sekarang sedang disusun peraturannya, jadi masih di godok dulu. Pemberlakuannya kira-kira pertengahan bulan Mei tahun depan (2011)," kata Direktur Industri Aneka Kementerian Perindustrian Budi Irmawan saat berbincang dengan detikFinance, Minggu (26/12/2010).
Adanya SNI Wajib mainan ini seakan menjadi jawaban panjang terhadap campur tangan pemerintah dalam mengantisipasi maraknya mainan impor termasuk dari China yang diduga banyak mengandung zat-zat kimia berbahaya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
anak," kata Ketua Asosiasi Mainan Edukatif dan Tradisional Indonesia (APMETI) Dhanang Sasongko.
SNI wajib yang dikenakan pada mainan disambut antusias oleh para produsen mainan lokal. Misalnya Fakhrudin salah satu produsen mainan di Semarang, Jawa Tengah.
"Saya mendukung peraturan SNI wajib tersebut. Hal ini merupakan salah satu langkah untuk memproteksi mainan lokal. Selain itu juga untuk membendung masuknya mainan yang mengandung zat kimia berbahaya,"
Disinggung mengenai hasil penjualan dengan banyaknya mainan China yang beredar, ia mengungkapkan bahwa penjualan relatif stabil bila dibandingkan tahun 2009. Mainan China tidak banyak berpengaruh pada penjualannya karena sudah ada marketnya sendiri.
Saat ini ketentuan SNI mainan anak-anak masih mengacu pada SNI Sukarela yang sudah berlaku sejak 2004. Dalam revisi ini, pemerintah akan menggunakan ketentuan ISO 2009 yang menggantikan dasar standar mainan untuk anak-anak di Eropa yang mengacu pada EN No 71 yang sebelumnya telah diadopsi di Indonesia.
(hen/hen)











































