Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara Pelabuhan Tanjung Priok Hambar Wiyadi melalui siaran persnya yang diterima detikFinance, Jumat (31/12/2010)
Ia mengatakan arus barang selama 11 bulan pertama 2010 ini tidak termasuk arus barang yang dilayani di dermaga Jakarta International Container Terminal (JICT) maupun TPK Koja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
barang antar pulau (dalam negeri) 22.860.260 Ton. Arus barang luar negeri itu berasal dari impor 12.768.075 Ton dan ekspor 4.533.743 Ton , serta barang antar pulau dengan rincian muat 8.946.243 Ton dan bongkar 13.914.016 Ton.
Selama periode yang sama tahun lalu arus barang luar negeri 15.849.343 Ton yang berasal dari impor 10.798.806 Ton dan ekspor 5.050.528 Ton. Sedangkan barang antar pulau sebanyak 21.271.943 Ton dengan rincian muat 7.466.739 Ton dan bongkar 13.806.204 Ton.
Hambar menambahkan, arus barang selama Januari-November tahun ini diangkut menggunakan 16.000 unit yang terdiri dari kapal luar negeri 4.300 unit dan kapal
dalam negeri 11.700 unit.
Dikatakannya arus barang impor selama periode itu, berasal dari beberapa Negara Asean, Australia, Amerika, Afrika, Jepang, Eropa, Timur Tengah, China,
Korea dan India.
Impor barang umum dari Negara Asean melalui pelabuhan Tanjung Priok mencapai 4.082.146 Ton sedangkan petikemas sebanyak 1.066.526 TEUs. Sedangkan ekspornya 1.072.330 Ton dan petikemas 998.500 TEUs.
Impor dari Australia sebanyak 1.475.204 Ton dan petikemas 15.896 TEus sedangkan ekspor 47.042 Ton dan petikemas 31.591 TEUs. Adapun impor dari Afrika 502.844 Ton dan petikemas 901 TEUs, ekspor 307.671 Ton dan petikemas 308 TEUs.
Sementara itu impor barang umum dari Amerika mencapai 832.279 Ton, Jepang 1.132.429 Ton, Eropa 354.289 Ton, Timur Tengah 168.165 Ton, China 562.975 Ton, Korea 238.448 Ton, dan India 104.311 Ton. Adapun ekspor barang umum ke Jepang sebanyak 20.228 Ton, Eropa 1.421 Ton, Timur Tengah 2.571 Ton, China 116.319 Ton, Korea 59.320 Ton, dan India 51.423 Ton.
(hen/qom)











































