"Ini di luar dugaan kita semua. Kalau kita posisikan semuanya, tahun ini 6,96%, tapi ada inflasi inti yang harus kita bahas yang besarnya 4,28%," ujar Kepala BPS Rusman Heriawan dalam jumpa pers di kantornya, Jalan DR Soetomo, Jakarta, Senin (3/1/2011).
Dari 66 kota, hanya satu kota deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Lhoksumawe dan Sibolga, yang rendah di Singkawang 0,11%. Deflasi tertinggi terjadi di Sorong 1,3%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Khusus 2010 yang jadi evaluasi umum sumbangan terbesar dari bahan makanan 3,5%, makanan jadi 1,23%, perumahan 1,01%, yang lainnya di bawah 1%," jelas Rusman.
Kontribusi komoditas sepanjang 2010, paling tinggi dipegang beras 1,29%, diikuti tarif listrik 0,36%, cabai merah 0,32%, emas perhiasan 0,27%, dan bawang merah 0,25%.
(dnl/qom)











































