Pemerintah Janji Awal Tahun 2011 Masuk Panen Cabai

Pemerintah Janji Awal Tahun 2011 Masuk Panen Cabai

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Selasa, 04 Jan 2011 16:24 WIB
Pemerintah Janji Awal Tahun 2011 Masuk Panen Cabai
Jakarta - Wakil Menteri Pertanian Bayu Krisnamurthi menyatakan di awal tahun 2011 ini panen cabai sudah terjadi di sentra-sentra produksi cabai dalam negeri. Diharapkan hal ini bisa menekan melonjaknya harga cabai yang sudah terjadi sejak penghujung tahun 2010 lalu.

"Akhir Januari (2011) mulai sudah panen, beberapa daerah seperti Tasikmalaya dan Sukabumi. Mudah-mudahan pasokan cabai akan membaik. Brebes juga akan panen di akhir Januari dan awal Februari," kata Bayu di kantornya, Ragunan, Selasa (4/1/2011).

Menurutnya berdasarkan penelusuran lapangan Kementerian Pertanian, penyebab lonjakan harga cabai diakhir tahun tidak terlepas dari masalah tingginya curah hujan yang berkepanjangan sebagai imbas dari cuaca ekstrim. Hal ini secara langsung memukul tingkat produksi cabai di dalam negeri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Memang di bulan Desember, Banyuwangi, Jember, Kediri, Brebes, Ciamis produksi cabai turun 20-30%. Penyebabnya hama patek, ini berkembang karena udara lembab, hujan lebat membuat bunganya rusak," katanya.

Selain itu, kata dia, faktor musibah letusan Gunung Merapi dan Bromo turut punya andil dalam menurunkan produksi cabai di sentra-sentra produksi cabai. Meskipun pemerintah belum mengetahui pasti seberapa besar dampaknya.

"Pertengahan Januari dan akhir Januari di Grobogan akan panen juga," katanya.

Bayu menuturkan, bahwa tahun 2011 ini masalah cuaca ekstrim masih menjadi tantangan bagi pemerintah terkait dampaknya pada produksi pangan termasuk holtikultura seperti cabai. Ia mencontohkan daratan Australia yang selama ini didominasi gurun, memasuki 2011 justru dilanda banjir besar yang berkepanjangan.

"Situasi ini memang berat," katanya.

(hen/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads