Starbucks Ganti Logo, Penggemar Protes

Starbucks Ganti Logo, Penggemar Protes

- detikFinance
Kamis, 06 Jan 2011 08:56 WIB
Starbucks Ganti Logo, Penggemar Protes
Washington - Jaringan peritel kopi terbesar dunia, Starbucks Corp mengganti logo legendarisnya yang sudah berusia hampir 9 tahun itu. Namun penggantian logo itu langsung memicu protes dari para penggemar kopi Starbucks.

Logo baru Starbucks tidak lagi mencantumkan nama 'Starbucks dan Coffe' yang ada dalam lingkaran hijaunya. Namun Starbucks masih mempertahankan logo wanita didalam lingkaran hijaunya.

"Meskipun kita telah menjadi dan akan tetap menjadi, sebuah perusahaan kopi dan peritel, ini memungkinkan kami untuk memiliki produk lain dengan nama kami di dalamnya dan tidak ada kopi di dalamnya," ujar Chief Executive Starbucks, Howard Schultz seperti dikutip dari Reuters, Kamis (6/1/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Logo baru yang digambarkan oleh Starbucks itu tampaknya membuat para konsumen loyalnya kecewa. Sekitar 156 komentar di website Starbucks meminta agar nama Starbucks dalam logo dipertahankan.

"Siapa orang bodoh di departemen marketing yang telah menghilangkan nama terkenal 'Starbucks Coffee' dari logo baru Anda? Kartu emas pengguna ini sama sekali tidak mengesankan," ujar seorang konsumen yang menggunakan identitas MimiKatz.

Eksekutif Starbucks mengatakan, logo yang didesain oleh tim internal itu akan muncul pertama kali pada produk-produk kertas pembungkus seperti gelas dan lap pada Maret, dan secara bertahap untuk seluruh produk di kemudian hari.

Sayangnya, Starbucks tidak mengatakan berapa biaya yang dihabiskannya untuk mengganti logo itu. Starbucks tercatat sudah tidak mengganti logonya sejak muncul ke publik pada tahun 1992.

Sejumlah ahli brand terkemuka mempertanyakan apakah pergantian logo itu sebagai langkah yang cerdas.

"Saya kira ini agak gila. Apa yang akan terjadi --- kopi yang sebelumnya dikenal sebagai Starbucks?" ujar James Gregory, CEO konsultan brand terkemuka, CoreBrand.

"Ketika Anda berhubungan dengan orang-orang yang tidak fanatik, Anda mencari sesuatu yang hampir generik dan ini tidak diteriakkan pada sesuatu yakni Starbucks," ujarnya.

Beberapa perusahaan memang menggunakan logo tanpa nama dan mendapatkan penggemar fanatik seperti Apple Inc, Nike Inc.


(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads