Cabai Meroket, BI Ikut Kumpulkan Petani Cabai

Cabai Meroket, BI Ikut Kumpulkan Petani Cabai

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Jumat, 07 Jan 2011 10:03 WIB
Cabai Meroket, BI Ikut Kumpulkan Petani Cabai
Jakarta - Masalah lonjakan harga cabai akhir-akhir ini nampaknya bukan hanya menjadi kegusaran pemerintah saja. Bank Indonesia (BI) pun sebagai bank sentral yang bertugas menata kebijakan moneter ikut terjun membahas soal kenaikan harga cabai.

Sampai-sampai BI harus memanggil para pelaku usaha cabai termasuk asosiasi petani cabai untuk membahas soal kenaikan harga cabai, mengenai pengaruhnya terhadap inflasi di 2011.

"Saya hari ini dipanggil BI (Bank Indonesia). Soal inflasi kan katanya cabai memberikan kontribusi 0,3%," kata Ketua Umum Asosiasi Agribisnis Cabai Indonesia Dadi Sudiana kepada detikFinance, Jumat (7/1/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dadi menjelaskan, pemanggilan BI terhadap pelaku cabai sebagai bagian upaya bank sentral mengetahui mengenai potensi inflasi dari dampak kenaikan harga cabai. Apalagi ia memperkirakan walaupun akan ada panen awal tahun ini, potensi gagal panen masih bisa terjadi di 2011 karena curah hujan masih tinggi.

"Ya urung rembug lah, bukan sama Pak Darmin, cuma ditingkat direktur saja," katanya.

Seperti diketahui, lagi-lagi harga cabai melonjak diakhir tahun 2010 dan awal tahun 2011 ini. Kejadian ini bukan pertama kalinya, bahkan setiap tahun selalu terjadi terutama memasuki musim hujan.

Harga cabai dibeberapa daerah sudah ada yang menyentuh harga Rp 80.000-100.000 per Kg. Namun para petani mengaku tak menikmati durian runtuh dari kenaikan harga cabai karena produksinya sangat melorot.

(hen/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads