Selama ini dari 4 bandara di sekitar Jakarta yaitu Soekarno Hatta, Halim Perdana Kusuma, Curug, dan Pondok Cabe, yang benar-benar berfungsi secara murni komersial hanya Soekarno-Hatta.
"Saat ini sedang study mengenai multi airport," kata Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono saat kunjungan kerja di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang Selasa (11/1/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melihat kondisi ini, pemerintah sudah memiliki rencana terkait optimalisasi bandara di Jakarta untuk mendukung layanan Bandara Soekarno-Hatta, Rencananya dalam konsep multi bandara ini, akan dibangun sistem koneksi antar bandara termasuk dengan sistem transportasi massal seperti kereta api.
"Bagaimana Jakarta ditunjang lebih dari satu airport. Hal ini biasanya untuk mega city yang penduduknya lebih dari 5 juta," katanya.
Misalnya kota-kota besar dunia, seperti New York, London, dan lain-lain sudah mengembangkan konsep multi bandara.
Bambang juga mengatakan, dari sisi Bandara Soekarno-Hatta saat ini sudah tak nyaman karena sudah melebihi kapasitas. Sehingga optimalisasi dan perbaikan akan terus dilakukan seperti perbaikan fisik (facelift), perbaikan layanan toilet, parkir, listrik, air, dan lain-lain.
"Termasuk pembenahan untuk menambah runway, penambahan terminal," jelas Bambang.
Ia menjelaskan, sejak awal didirikan Bandara Soekarno-Hatta sesuai Keppres 1986 akan dikembangkan memiliki 4 runway dan 6 terminal, saat ini baru tersedia 3 terminal dan 2 runway. Konsep multi bandara ini, rencananya akan direalisasikan jika optimalisasi Bandara Soekarno-Hatta sudah maksimal.
"Untuk menuju itu, jalan dan transportasi akan dibenahi," katanya.
(hen/dnl)











































