Hal ini disampaikan oleh Direktur Operasional dan Teknis PT Angka Pura II Salahudin Rafi di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Selasa (11/1/2011).
Ia menjelaskan di 2011 beberapa maskapai yang beroperasi di Bandara Soekarno Hatta akan menambah armada pesawatnya antara lain Lion, Garuda, dan AirAsia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikatakannya selama ini kapasitas Bandara Soeta hanya mencapai 22 juta penumpang. Sementara di 2010 saja sudah mencapai 43,7 juta, atau hampir menembus dua kali lipat dari kapasitas yang ada.
Rafi menuturkan dari dua runway yang tersedia di Bandara Soeta per jamnya setiap runway bisa mencapai 26 kali take off dan landing pesawat. Sehingga rata-rata dua runway terjadi arus 50-60 take off dan landing pesawat.
Sesuai dengan grand design, Bandara Soeta akan terus dioptimalkan kapasitasnya. Namun hal ini harus dilakukan secara menyeluruh termasuk sisi dukungan transportasi pendukung dari ke bandara.
Menurutnya pihaknya terus melakukan pembenahan terhadap layanan di Bandara Soeta. Meskipun ia mengimbau dari para penumpang membiasakan diri untuk disiplin khususnya ketika datang ke bandara paling tidak 1-2 jam sebelum penerbangan.
"Saya minta kalau penumpang sebaiknya dua jam sebelum terbang tiba di bandara, nggak usah khawatir di bandara ada buku, mau pijat ada," ujarnya sambil tersenyum.
Sementara itu Senior General Manager Bandara Soekarno Hatta, Sudaryanto mengatakan di sisi tanggung jawab sosial pihak Bandara Soekarno Hatta sudah memberikan fasilitas MCK bagi masyarakat sekitar. Setidaknya hingga kini sudah ada 300 MCK yang sudah dibangun di sekitar masyarakat bandara.
Meskipun pihak bandara mengakui masih ada masyarakat sekitar bandara yang masih menggunakan areal di sekitar pagar bandara untuk keperluan buang hajat. Hal ini, kata Sudaryanto terkait dengan kebiasaan masyarakat sekitar.
"Kita sudah buatkan 'helikopter' (jamban) yang di bawahnya ikan lele," ucapnya tertawa.
(hen/dnl)










































