"Wah ini kan maskapai favoritku! Kenapa mesti ditutup? cepet-cepet dong restrukturisasinya," ujar Aras, pembaca detikFinance melalui fasilitas komentar berita, Rabu (12/1/2011).
"Wah, bagaimana ya, tiket yang sudah dibayar lewat agen atau lewat kartu kredit ? Apakah bisa kembali ya?" ujar Wib, pembaca detikFinance lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau besok sudah mulai stop penerbangan, bagimana ya tiket baliknya. Kira-kira saya bisa minta refund aja nggak ya? Biarin deh saya beli tiket balik dari maskapai lain," ujar Puteri saat berbincang dengan detikFinance.
Kolom komentar dari twitter di detikFinance pun kebanjiran komentar mengejutkan dari pembaca. Mereka rata-rata kaget karena selama ini tak pernah ada tanda-tanda maskapai tersebut akan bangkrut karena kesulitan keuangan.
Seperti diketahui, Mandala akan menghentikan sementara penerbangannya mulai Kamis, 13 Januari 2011. Kabar tutupnya Mandala Airlines ini memang cukup mengejutkan mengingat sebelumnya telah mengumumkan berbagai rencana yang cukup mengesankan.Pada pertengahan 2010 lalu Mandala Airlines merambah rute penerbangan internasional dengan membuka rute Jakarta-Singapura dan Balikpapan-Singapura pulang pergi. Untuk melayani peningkatan penumpang, Mandala segera memperkuat armadanya dengan 25 pesawat baru dari Airbus.
Kepastian kabar stop penerbangan Mandala Airlines diperoleh dari Dirjen Perhubungan Udara Herry Bakti. Pemerintah juga telah meminta Mandala menyelesaikan proses refund atau mengalihkan ke penerbangan lain bagi konsumen yang telah memesan tiket.
"Mandala sudah melapor ke kita untuk melakukan restrukturisasi perusahaan. Maka mulai besok resmi berhenti beroperasi untuk konsentrasi selesaikan semuanya masalahnya," kata Herry.
Mandala telah mengakui pihaknya mengajukan permohonan penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) ke Pengadilan Niaga Jakarta Pusat karena sedang mengalami masalah keuangan.
"Pengajuan PKPU merupakan langkah terbaik yang dapat diambil untuk memastikan keberlangsungan operasi perusahaan di masa mendatang," ujar Sekretaris Perusahaan Mandala Airlines Nurmaria Sarona dalam keterangan persnya, Rabu (12/1/2011). (qom/dnl)










































