Sampai saat ini, Agus Marto mengaku belum menerima laporan terkait tunggakan pajak Research In Motion (RIM), produsen BlackBerry. Namun, jika itu benar,Β Agus menegaskan RIM harus membayar tunggakan pajaknya beserta dendanya.
"Saya belum menerima laporannya. Seandainya, ada komponen royalti atau pajak yang belum dibayar akan ditagihkan beserta penalti (denda-denda)," ungkap Agus Marto saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (12/1/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan rata-rata menagih 7 dollar Amerika per orang per bulan, RIM menangguk pemasukan bersih Rp 189 miliar per bulan atau Rp 2,268 triliun per tahun. Uang rakyat Indonesia untuk RIM," jelas Tifatul Sembiring dalam akun Twitter-nya, Selasa (11/1/2011).
(nia/qom)











































