Udin, seorang pedagang beras di Pasar Minggu, Jakarta Selatan mengatakan harga beras Bulog naik karena di pasar Induk Cipinang juga naik.
"Ini katanya beras impor dari Thailang. Memang teksturnya berbeda, lebih licin dan bentuknya bagus. Namun tetap saja kurang pulen atau agak keras kalau dimasak," ujar Udin kepada detikFinance, Sabtu (15/1/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Harga beras naik semua karena saya ambil dari Pasar Induk Cipinang semua naik. Untuk beras Bulog meskipun rasanya tidak enak, masih ada yang mencari. Di Jakarta yang penting bentuknya beras. Saya bisa jual beras Bulog 5 sampai 10 karung per hari," tutur Udin.
Seorang pembeli beras bernama Muftar saat ditemui di pasar tersebut mengatakan, beras Bulog tetap tidak enak.
"Beras Bulog ini kan lebih banyak disimpan di gudang, jadi tidak enak. Apalagi biasanya disemprot pakai kimia," kata Muftar.
(dnl/dnl)










































