"Saya sebenarnya sudah tahu kalau hari ini kemungkinan besar tutup, namun saya hanya ingin ngecek aja siapa tau buka. Kan kebetulan rumah saya tidak jauh dari sini, jadi besok kan tidak perlu antre lagi kalau sekarang bisa refund," jawab Effendi, salah seorang pelanggan Mandala saat ditemui detikFinance di kantor pusat Mandala, Jakarta, Minggu (16/1/2011).
Effendi menyampaikan, dirinya sempat merasa kecewa karena berhenti beroperasinya maskapai Mandala ini. "Saya ingin me-refund uang tiket sebesar Rp 10 juta untuk tujuan Maccau. Namun hari ini tutup, jadi besok saja saya datang lagi," ucap Effendi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sayang aja nggak ada pemberitahuan sebelumnya, tapi kita nggak terlalu inilah, nggak mau marah-marah. Semoga saja cepat beres masalah ini," katanya.
Penumpang tersebut mengaku kedatangannya ke kantor Mandala ini ingin me-refund uang tiket tujuan Surabaya sebesar Rp 1 juta.
"Saya mau refund tiket saya, Rp 1 juta. Tapi tadi sudah dikasih form refund dari pihak security supaya diisi dan disesuaikan dengan nama, nomor tiket, dan sebagainya," ujarnya.
Sejauh ini, beberapa pelanggan masih ada yang datang. Namun karena tutup, mereka hanya diberikan form refund untuk diisi oleh mereka supaya nanti dapat diteruskan ke bagian administrasi Mandala yang akan bekerja mengurusi proses refund pada hari Senin (17/1/2011) besok.
Pada Minggu ini Mandala menutup kantor pusatnya dan menempelkan pengumuman soal refund.
Mohon maaf, kantor tidak beroperasi pada Minggu tanggal 16 Januari. Kantor beroperasi kembali pada hari Senin, 17 Januari 2011 muli pukul 08.00 hingga 17.00 WIB. Untuk proses refund, silakan kunjungi www.flymandala.com dan hubungi call center di 021-56997000 atau 08041234567. atau silakan isi form refund yang kami sediakan di security. TTd Direct Sales Management.
Dalam pengumuman lainnya, konsumen juga diminta melakukan refund melalui website Mandala, untuk menghindari penumpukan antrean refund.
Seperti diketahui, Mandala menghentikan sementara penerbangannya mulai Kamis, 13 Januari 2011. Mandala Airlines juga telah mengumumkan rencana pengajuan permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) ke Pengadilan Niaga Jakarta Pusat. Langkah ini diambil manajemen Mandala agar mereka dapat merestrukturisasi bisnis dan mengembalikan keuntungan maskapai tersebut.
(nrs/qom)










































