Luar Jawa Dioptimalkan Jadi Tuan Rumah Pertemuan ASEAN

Luar Jawa Dioptimalkan Jadi Tuan Rumah Pertemuan ASEAN

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Selasa, 18 Jan 2011 17:01 WIB
Luar Jawa Dioptimalkan Jadi Tuan Rumah Pertemuan ASEAN
Jakarta - Tahun 2011 ini Indonesia bakal kebanjiran tuan rumah acara-acara konferensi penting internasional. Salah satunya menjadi tuan rumah acara ASEAN Summit 2011 atas konsekuensi terpilihnya Indonesia sebagai pemimpin ASEAN di tahun ini.

"Akan banyak tempat di seluruh Indonesia kebagian menjadi tuan rumah," kata Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu di kantornya, Selasa (18/1/2011).

Mari mengatakan, pada tahun ini saja akan ada 400 pertemuan yang menjadi bagian acara pertemuan-pertemuan penting ASEAN termasuk di Indonesia maupun negara ASEAN lainnya. Dipilihnya lokasi selain Jakarta, agar wilayah lain di Indonesia bisa menggali dan mengenalkan potensi ekonomi masing-masing daerahnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Potensi diluar Jawa sangat besar dan perlu digali bagi kepentingan nasional dan daerah bersangkutan. Pertemuan ASEAN Economic Ministers akan diselenggarakan di Manado pada Agustus 2011," jelas Mari.

Beberapa lokasi diluar Jakarta yang akan menjadi lokasi pertemuan ASEAN antara lain Batam, Mataram, Bandung, Semarang, Makasar, Manado dan Bali. "Untuk ASEAN Summit akan digelar 7-8 Mei di Jakarta," katanya.

Selain acara-acara yang berkaitan dengan ASEAN, tahun ini juga Indonesia menjadi tuan rumah untuk acara East Asia Summit di Bali pada Oktober 2011.

Pada bulan 12-13 Juni di Jakarta akan digelar World Economic Forum East Asia, juga akan berlangsung WTO Regional Aid for Trade Meeting. Regional Entrepreneurship Summit juga akan berlangsung di Bali pada Juli 2011.

Khusus mengenai forum East Asia Summit, pada tahun ini mulai bergabungnya AS dan Rusia ke dalam forum ini. East Asia Summit beranggotakan 10 negara ASEAN dan mitra ASEAN seperti Australia, India, Jepang, Korea, China dan Selandia Baru.

Mari menambahkan, posisi Indonesia yang kini menjadi pemimpin ASEAN menjadi penting dalam melaksanakan cetak biru dibidang politik-keamanan, ekonomi dan sosial budaya menuju masyarakat ASEAN di tahun 2015.

(hen/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads