Ekonomi China Tumbuh 10,3%, Tercepat Setelah Krisis Finansial

Ekonomi China Tumbuh 10,3%, Tercepat Setelah Krisis Finansial

- detikFinance
Kamis, 20 Jan 2011 11:08 WIB
Ekonomi China Tumbuh 10,3%, Tercepat Setelah Krisis Finansial
Beijing - China kembali mencatat pertumbuhan ekonomi yang mengesankan selama 2010. Perekonomian Negeri Tirai Bambu itu selama tahun 2010 tumbuh hingga 10,3% atau tercepat setelah krisis finansial yang sempat menyapa negara tersebut.

Pertumbuhan ekonomi 10,3% itu merupakan peningkatan dari angka pertumbuhan ekonomi di 2009 yang sebesar 9,8%. Untuk kuartal IV-2010, perekonomian China tercatat tumbuh 9,8%, melebihi ekspektasi para analis.

Angka tersebut sekaligus mengukuhkan posisi China yang pada tahun 2009 lalu berhasil menggusur Jepang sebagai negara dengan perekonomian terbesar kedua, setelah Amerika Serikat (AS).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Perekonomian saat ini berada pada periode transformasi yang kritikal dari pemulihan ke pertumbuhan yang stabil," ujar Ma Jiantang, Ketua Badan Pusat Statistik China seperti dikutip dari AFP, Kamis (20/1/2011).

Ma mengatakan, China akan meningkatkan upaya untuk mentransformasikan pola pertumbuhan ekonomi -- mengacu pada pernyataan Beijing untuk mendorong konsumsi domestik dan mengurangi ketergantungannya pada ekspor dan investasi.

Komentar Ma tersebut diamini oleh Presiden Hu Jintao, yang mengatakan kepada para pemimpin bisnis AS bahwa China akan mendorong permintaan dan belanja konsumen domestik.

Inflasi di China sendiri tergolong cukup tinggi. Indeks Harga Konsumen yang merupakan panduan utama inflasi selama tahun 2010 tercatat naik 3,3%, melebihi perkiraan pemerintah yang hanya 3%.

(qom/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads