"Pindah dalam 2 hari ini, kan barang-barang saya mau dirapiin dulu. Ngepak-ngepak dulu barang-barang yang di Bapepam, ya sambil jalan lha dalam 2 hari ini," ujar ujar Fuad ketika dihubungi detikFinance.
Fuad mengaku tidak akan sulit beradaptasi dengan para pegawai Ditjen Pajak termasuk dengan para direkturnya karena dia termasuk orang 'dalam' Kementerian Keuangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika ditanya nasibnya yang sama dengan Darmin Nasution, yaitu dipindahkan dari Bapepam LK ke Ditjen Pajak, Fuad mengaku pasrah karena semua hal di dunia ini ditentukan oleh Tuhan dan dia hanya bisa berupaya menjalankan amanah yang diberikan kepadanya dengan sebaik-baiknya.
"Oh, iya ya, sama dengan Pak Darmin? Itu Allah yang nentuin. Saya dapat tugas, saya kerjakan deh. Saya anggap itu amanah dan tantangan dari rakyat, kepercayaan dari Presiden, saya terima kasih saya telah diberi kepercayaan," imbuhnya.
Fuad Rahmany telah dilantik sebagai Dirjen Pajak baru menggantikan Tjiptardjo pada Jumat, 21 Januari lalu. Fuad sebelumnya adalah Ketua Bapepam-LK yang sudah menjabat sejak tahun 2006.
Fuad sebelumnya juga pernah menduduki posisi Deputy for Budgeting and Accountancy pada Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi NAD-Nias, dan Direktur Pengelolaan Surat Utang negara dan Kepala Pusat Manajemen Obligasi Negara (PMON).
Pria berkacamata ini merupakan jebolan FE Universitas Indonesia pada tahun 1981. Ia mendapatkan Master of Art dari Duke University, Durham, North Carolina, USA (1987) dan Doktor di bidang ilmu ekonomi dari Depertment of Economics, Vanderbilt University, Tennesee, USA (1997) dengan bidang spesialisasi pada International Economics/Finance and Development Economics.
(nia/qom)











































