Produksi Gabah Nasional Turun akibat Panen Raya

Produksi Gabah Nasional Turun akibat Panen Raya

- detikFinance
Selasa, 04 Mei 2004 16:54 WIB
Jakarta - Produksi gabah nasional sepanjang April 2004 mengalami penurunan. Hal itu terjadi akibat adanya panen raya di sejumlah sentra produksi gabah."Akibatnya harga gabah di sentra-sentra produksi turun karena adanya panen raya," kata Deputi Bidang Statistik Ekonomi Badan Pusat Statistik (BPS), Slamet Mukeno, dalam jumpa pers di kantornya, Jl. Dr. Sutomo, Jakarta Pusat, Selasa (4/5/2004).Tercatat, dari 1.155 observasi gabah di 18 provinsi pada April 2004, harga terendah di tingkat petani mencapai Rp 900 per kilogram yang dijumpai di Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat dan Sulawesi Selatan. Sementara harga tertinggi sebesar Rp 1.880 per kilogram dijumpai di Kalimantan Tengah.Harga gabah untuk semua jenis kualitas mengalami kenaikan, kecuali untuk kualitas gabah kering giling yang turun 10,48 persen. Untuk gabah kering simpanan naik 3,65 persen, gabah kering panen naik 4,04 persen dan gabah kualitas rendah naik 3,04 persen.Prosentase harga gabah di tingkat petani yang di bawah Harga Pembelian Pemerintah (HPP) naik menjadi 75 persen, dari sebelumnya 56,89 persen. Sementara prosentase gabah petani yang berkualitas rendah turun dari 29,92 persen mnejadi 14,46 persen. (ani/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads