Indofood rencananya akan memproduksi beras buatan di 2012 sebagai alternatif pangan masyarakat Indonesia yang lebih doyan makan nasi atau beras.
"Sekarang masih R&D (research and development), dua tahun lagilah," kata Direktur INDF Franciscus Welirang di Jakarta, Senin (24/1/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pasti pakai gandum, ada kacang koro juga, 50% gandum," katanya.
Menurutnya memang Indonesia memiliki produksi singkong namun kapasitas produksinya masih fluktuatif dengan suplai yang masih terbatas, cara menyimpannya yang perlu perhatian.
Selain itu, singkong juga masih banyak dipakai untuk kebutuhan lain seperti diolah untuk ethanol, bahan baku plastik, pakan ternak, dan lain-lain, tentunya rawan 'persaingan' suplai.
"Kalau saya mau membuat 1 juta ton (beras buatan setahun), saya membutuhkan 500.000 ton (tepung singkong)," katanya.
Namun sayangnya, Franky selaku perwakilan Indofood enggan untuk mengembangkan singkong untuk beras buatan dengan alasan bisnis.
"Nggak mau, nanti dibilang dia lagi dia lagi," katanya.
(hen/dnl)











































