PLN Umumkan Tunggakan Listrik Texmaco Rp 15 Miliar

PLN Umumkan Tunggakan Listrik Texmaco Rp 15 Miliar

- detikFinance
Rabu, 05 Mei 2004 00:02 WIB
Bandung - PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat dan Banten (DJBB) mengumumkan tunggakan listrik Texmaco Group sebesar Rp 15 miliar.Dalam ultimatumnya, PT PLN DJBB akan memutuskan permanen sambungan listrik ke pabrik tekstilnya di Karawang dengan membongkar jaringannya, jika Rabu (5/5/2004) tunggakan tersebut belum dilunasi.Keputusan tersebut diungkapkan oleh Manager Bidang Niaga PT PLN DJBB Hudiono kepada wartawan di Bandung, Selasa (4/5/2004). Dikatakan dia, sudah lama pabrik tekstil milik Texmaco Group di Karawang itu menunggak tagihan listriknya."Pemutusan urung dilakukan karena mendengar perusahaan itu akan dibeli investor hingga PT PLN menunda pembongkaran," kata Hudiono.Dipaparkan dia, hingga Februari 2004 Texmaco Group belum juga melunasi hutang listriknya. Sejak September 2003, PT PLN DJBB sudah memutuskan satu jaringan listriknya ke pabrik tekstil milik Texmaco tersebut."Jaringan kedua baru kita putus November 2003, dan terakhir Februari 2004 kita juga putus jaringan yang ketiga," urai Hudiono.Ditegaskan dia, jika sampai Rabu tunggakan listriknya belum juga dibayar, maka dua jaringan yang sebelumnya telah dilakukan pemutusan sementara pada September dan November 2003 akan dibongkar rampung (permanen).Hudiono menjelaskan, PLN berhak melakukan bongkar rampung jika pelanggan menunggak pembayaran listrik hingga 3 bulan, dan Texmaco telah menunggak hingga berbulan-bulan.Jika tak berhasil juga? Menurut Hudiono, pihaknya akan mengambil jalur hukum melalui pengadilan niaga untuk memaksa Texmaco melunasi tunggakannya."Tapi ini alternatif. Kita harap tunggakan itu bisa dibayar oleh perusahaan bersangkutan," katanya.Menurut Hudiono, investor yang membeli pabrik tekstil terbesar di Karawang milik Texmaco Group itu akan mewarisi utang tunggakan listriknya jika tak juga dilunasi. Jika telah dibongkar permanen nanti, investor harus melakukan pemasangan jaringan listrik baru dengan prosedur pelanggan baru."Untuk pemasangan baru dengan kapasitas 40 MVA, mungkin dibutuhkan dana sebesar Rp 10 miliar," kata Hudiono. Sedangkan bagi pabrik tekstil Texmaco di Karawang diperkirakan membutuhkan dana Rp 25 miliar untuk memasang jaringan baru jika telah dibongkar permanen.Selain Texmaco Group, catatan PT PLN DJBB menyebutkan, hingga Maret 2004, tunggakan listrik total di wilayahnya tercatat sekitar Rp 200 miliar. Mayoritas dari kalangan rumah tangga yang mencapai ratusan ribu pelanggan. (sss/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads