Demikian terungkap dalam World Economic Outlook Update yang dirilis IMF, seperti dikutip dari situsnya, Selasa (25/1/2011).
"Di beberapa negara berkembang, aktivitas masih terus berjalan, tekanan inflasi berkembang dan sekarang ada tanda-tanda overheating, sebagian didorong oleh kuatnya aliran modal," demikian terungkap dari WEO Update IMF tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
IMF memperkirakan perekonomian global pada tahun 2011 akan tumbuh sebesar 4,4% atau melemah dibandingkan pertumbuhan ekonomi tahun 2010 yang sebesar 5%. Di tahun 2012, IMF memperkirakan perekonomian global bisa sedikit membaik dengan pertumbuhan 4,5%,
Untuk angka pertumbuhan ekonomi 2011 itu, IMF menaikkan proyeksinya dibandingkan WEO yang dirilis pada Oktober 2010 lalu. Dalam proyeksi sebelumnya, IMF hanya memperkirakan perekonomian global tumbuh sebesar 4,2%. Namun untuk proyeksi tahun 2012 tidak ada perubahan.
Khusus untuk ASEAN-5 yang mencakup Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, dan Vietnam, IMF memperkirakan perekonomiannya akan tumbuh sebesar 5,5% di 2011 dan 5,7% di 2012. IMF hanya merevisi sedikit dibandingkan WEO Oktober lalu dengan perkiraan hanya sebesar 5,4% dan 5,6%.
IMF melihat kondisi finansial secara umum diharapkan masih tetap stabil atau membaik pada tahun ini. Kondisi pengucuran kredit perbankan di beberapa negara maju besar diprediksi akan sedikit mengendur dan penerbitan surat utang dari perusahaan non-finansial juga diprediksi masih akan menguat. (qom/dnl)










































