"Cabai keriting kan enggak sampai Rp 100.000 walaupun menurut saya masih cukup tinggi, Rp 40.000. Tapi itu jauh berkurang dari sebelumnya, tapi memang harus ada pola adaptasi petani kita terhadap iklim. Nah itu tugas Mentan, bagaimana tepatnya. Tapi kita tidak boleh menyerah dengan kondisi itu harus kita siasati," tegasnya di Hotel Sahid Jaya, Jakarta, Rabu (26/1/2011).
Ia menambahkan, pemerintah masih akan fokus pada pergerakan harga beras juga dampaknya terhadap inflasi untuk bulan ini. Antisipasi pemerintah yang baru-baru ini dilakukan untuk menekan harga komoditas pangan salah satunya adalah intervensi yang dilakukan Bulog terhadap pasokan beras di Sumatera Utara dan DKI Jakarta. Â
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bulog melakukan intervensi sebanyak 2.000-3.000 ton beras untuk Sumatra Utara, 4.000 ton sudah sampai di Jakarta. Sekarang ini harga beras masih stabil meski lebih tinggi jika dibandingkan tahun lalu.
Hal ini memicu pemerintah untuk menggelar operasi pasar sehingga bisa mengendalikan harga kembali normal. Pasalnya, tidak hanya di Indonesia, tetapi seluruh dunia juga mengalami krisis pangan akibat cuaca yang buruk.
Pemerintah berharap, dengan menekan harga pangan, maka inflasi bulan ini bisa lebih rendah. Dengan demikian, Bank Indonesia (BI) tidak perlu menaikkan tingkat suku bunga acuan (BI Rate).
"Kalau itu (BI rate) kewenangan BI, saya hanya menangkap sinyal bahwa BI itu biasanya berdasarkan core inflation, atau underlying inflation dan BI mengamati ke situ," ujarnya.
(nia/ang)











































