Harga Pertamax Naik Dongkrak Inflasi Februari

Harga Pertamax Naik Dongkrak Inflasi Februari

Ramdhania El Hida - detikFinance
Selasa, 01 Feb 2011 14:59 WIB
Harga Pertamax Naik Dongkrak Inflasi Februari
Jakarta -

Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan melonjaknya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi alias pertamax akan kembali menyumbang inflasi yang cukup tinggi di bulan Februari 2011. Pada bulan Januari ini, pertamax sudah memberikan sumbangan terhadap inflasi sebesar 0,02 persen

Kepala BPS Rusman Heriawan menyebutkan setiap kenaikan harga Pertamax sekitar Rp 250 memberikan sumbangan terhadap inflasi sebesar 0,02 persen. Hal ini terbukti pada inflasi bulan Januari ini. Dari 0,89 persen inflasi, kenaikan Pertamax dari Rp 7.600 menjadi Rp 7.850 menyumbang tekanan terhadap inflasi sebesar 0,02 persen.

"Jadi 0,02 persen itu kan tandanya positif karena ada kenaikan harga," ujarnya usai konferensi pers di kantornya, Jalan Dr. Sutomo, Jakarta, Selasa (1/2/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan demikian, jika harga Pertamax pada awal bulan Februari ini menginjak level hingga Rp 8.050 maka diperkirakan, Pertamax akan kembali menyumbang inflasi sebesar 0.02 persen untuk bulan Februari.

"Bensin itu memiliki bobot 3 persen untuk inflasi, jadi walaupun memberikan dampak terhadap inflasi tapi belum besar," jelasnya.

Rusman mengakui, kenaikan harga Pertamax hingga Rp 8.000 ditambah dengan rencana pembatasan BBM bersubsidi tentu akan memberikan dampak terhadap inflasi lebih besar dibandingkan sebelumnya.

Sebelumnya, Rusman memperhitungkan dengan harga Pertamax Rp 6.500 dan pembatasan BBM yang diberlakukan pada April 2011 di Jabodetabek, mampu menekan inflasi hingga 0,17 persen.

"Waktu itu kan pembandingnya harga Premium Rp 4500 dengan Pertamax Rp 6500, selisihnya Rp 2.000, kalau di Jabodetabek diberlakukan maka bisa ada tambahan inflasi 0,17 persen. Nah, kalau Rp 4500 terhadap Rp 8.000, tentu akan lebih besar. Tapi saya tidak bisa memberikan perkiraan," ujarnya.

Rusman menyatakan, yang perlu dikhawatirkan saat ini adalah suplai Premium pada 3 bulan sebelum adanya pembatasan BBM, yaitu Januari, Februari, dan Maret. Pasalnya, banyak pengguna BBM yang sudah beralih ke Pertamax beralih kembali ke Premium karena selisih harga Pertamax dengan Premium yang mulai merenggang.

(nia/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads