Mendag Klaim Perdagangan Bebas Dongkrak Ekspor RI

Mendag Klaim Perdagangan Bebas Dongkrak Ekspor RI

- detikFinance
Selasa, 01 Feb 2011 17:55 WIB
Jakarta - Kinerja ekspor Indonesia di 2010 yang begitu kinclong tak terlepas dari banyak faktor. Beberapa faktor itu antara lain karena peningkatan volume dan harga produk (komoditi) ekspor.

Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu mengatakan selain faktor tadi beberapa faktor lainnya yang menyebabkan ekspor 2010 begitu baik adalah karena pemulihan di pasar AS dan Eropa, termasuk pasar Asia yang mengalami pertumbuhan.

"Terintegrasinya ekonomi Asia dengan ASEAN melalui perdagangan bebas, ASEAN-China, India, Korea, dan Australia. Kedepannya pasar kita akan ke Asia," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu kata Mari, negara-negara tujuan ekspor Indonesia mengalami pertumbuhan ekonomi 6-8%. Hal ini yang mempengaruhi daya beli karena bermunculannya masyarakat kelas menengah baru.

Mari mencontohkan ekspor non migas Indonesia ke China selama 2010 mencapai US$ 14,1 miliar atau naik 57,8% dibanding 2009. Kenaikan ekspor ini termasuk yang terbesar dibandingkan dengan negara tujuan ekspor lainnya.

"Perkembangan ini mengkonfirmasi manfaat ASEAN-China Free Trade Agreement (AC-FTA) bagi ekspor non migas kita," kata Mari.

Mengenai penguatan ekspor karena faktor harga dan volume, komoditi karet mengalami kenaikan 67%, sawit 25,7%, dan kakao 23%. Sedangkan ekspor manufaktur mengalami peningkatan volume yaitu otomotif 37,6%, alas kaki 34,1%, elektronika 17%, lalu tekstil dan produk tekstil (TPT) 13%.

Seperti diketahui kinerja total ekspor (non migas dan migas) Indonesia di 2010 mencapai US$ 157,7 miliar. Sementara ekspor non migas mencapai US$ 129,7 miliar.

(hen/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads