"Tidak ada deadline, masih dirangkap dulu. Ini mengisi yang kosong. Ada beberapa orang lagi yang masuk menjadi calon, 1 kali pertemuan untuk fit and proper, kemudian diajukan ke PPA," kata Menteri BUMN, Mustafa Abubakar di kantornya, Jumat (4/2/2011).
Ia menerangkan, Kementerian BUMN telah mengantongi beberapa calon Direktur Hulu Pertamina. Dimana masing-masing ada yang berasal dari internal ataupun eksternal Pertamina.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Mustafa menegaskan tidak pergantian Direktur Utama Karen Agustiawan. Pertemuan antara Mustafa dengan Karen juga hanya membahas perkembangan terkini Pertamina.
"Ibu Karen baru keluar dari Luar Negeri. Dia minta waktu mau lapor perkembangan disana," ucap Mustafa.
Semula, pertemuan diantara keduanya dijadwalkan hari ini, namun batal karena Mustafa harus segera ke Bandung guna memantau proses revitalisasi industri strategis dan farmasi.
"Enggak, saya mau ke Bandung dulu ke industri strategis dan farmasi. Jadi belum sempat," jelasnya.
Mustafa pun belum dapat memastikan, penjadwalan ulang pertemuan dengan Karen. Yang jelas, ditegaskan kembali oleh mantan Dirut Bulog, pertemuan hanya update laporan hasil perjalanan Karen dari Luar Negeri.
"Dia hanya ingin melapor saja, soal-soal rumor itu sudah clear semuanya," ucap Mustafa.
"Kalau saya mengajukan surat permohonan pengunduran diri, seharusnya sudah sampai ke meja pak Menteri, sebagai pemegang saham," tutur Mustafa yang menirukan kata-kata Karen.
"Jadi dia sudah mengatakan tidak mengajukan surat permohonan pengunduran diri. Dan itu hanya isu saja. Jadi dia hanya hanya melapor soal pekerjaan saja," pungkasnya.
(wep/ang)











































