Pemerintah Tak Ingin Terburu-Buru Tunjuk Direktur Hulu Pertamina

Pemerintah Tak Ingin Terburu-Buru Tunjuk Direktur Hulu Pertamina

Whery Enggo Prayogi - detikFinance
Jumat, 04 Feb 2011 15:09 WIB
Pemerintah Tak Ingin Terburu-Buru Tunjuk Direktur Hulu Pertamina
Jakarta - Pemerintah tidak ingin terburu-buru dan mematok batas waktu atas seleksi calon pengisi Direktur Hulu Pertamina, meskipun hingga kini pemerintah telah mengantongi nama-nama yang akan mengisi posisi tersebut. Seluruh nama calon berasal dari internal ataupun eksternalΒ  Pertamina.

"Tidak ada deadline, masih dirangkap dulu. Ini mengisi yang kosong. Ada beberapa orang lagi yang masuk menjadi calon, 1 kali pertemuan untuk fit and proper, kemudian diajukan ke PPA," kata Menteri BUMN, Mustafa Abubakar di kantornya, Jumat (4/2/2011).

Ia menerangkan, Kementerian BUMN telah mengantongi beberapa calon Direktur Hulu Pertamina. Dimana masing-masing ada yang berasal dari internal ataupun eksternal Pertamina.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang belum fit and proper test memang banyak yang kita jaring. Untuk doakan yang terbaik dan sanggup mengejarkan hulu. Dan sambil itu kita sudah punya stok banyak," katanya.

Sebelumnya, Mustafa menegaskan tidak pergantian Direktur Utama Karen Agustiawan. Pertemuan antara Mustafa dengan Karen juga hanya membahas perkembangan terkini Pertamina.

"Ibu Karen baru keluar dari Luar Negeri. Dia minta waktu mau lapor perkembangan disana," ucap Mustafa.

Semula, pertemuan diantara keduanya dijadwalkan hari ini, namun batal karena Mustafa harus segera ke Bandung guna memantau proses revitalisasi industri strategis dan farmasi.

"Enggak, saya mau ke Bandung dulu ke industri strategis dan farmasi. Jadi belum sempat," jelasnya.

Mustafa pun belum dapat memastikan, penjadwalan ulang pertemuan dengan Karen. Yang jelas, ditegaskan kembali oleh mantan Dirut Bulog, pertemuan hanya update laporan hasil perjalanan Karen dari Luar Negeri.

"Dia hanya ingin melapor saja, soal-soal rumor itu sudah clear semuanya," ucap Mustafa.

"Kalau saya mengajukan surat permohonan pengunduran diri, seharusnya sudah sampai ke meja pak Menteri, sebagai pemegang saham," tutur Mustafa yang menirukan kata-kata Karen.

"Jadi dia sudah mengatakan tidak mengajukan surat permohonan pengunduran diri. Dan itu hanya isu saja. Jadi dia hanya hanya melapor soal pekerjaan saja," pungkasnya.

(wep/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads