Optimisme Pebisnis dan Masyarakat Menurun di Akhir 2010

Optimisme Pebisnis dan Masyarakat Menurun di Akhir 2010

Ramdhania El Hida - detikFinance
Senin, 07 Feb 2011 13:17 WIB
Jakarta -

Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan tingkat optimisme pelaku bisnis di triwulan IV-2010 menurun dibandingkan triwulan sebelumnya dengan nilai Indeks Tendensi Bisnis (ITB) sebesar 106,63, sedangkan sebelumnya hanya 107,29.

Menurut Kepala BPS Rusman Heriawan, seluruh sektor ekonomi mengalami peningkatan kondisi bisnis kecuali sektor pertanian, peternakan, kehutanan, dan Pperikanan yang mengalami penurunan bisnis dengan nilai ITB sebesar 96,09.

"Secara umum kondisi bisnis di Indonesia pada triwulan IV-2010 meningkat dibandingkan triwulan III-2010 dengan nilai ITB sebesar 106,63. Namun demikian, tingkat kepercayaan pelaku bisnis dalam memandang potensi bisnis di Indonesia mengalami penurunan dibandingkan triwulan sebelumnya," ujar Rusman dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta, Kamis (5/8/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan, sektor keuangan, real estat, dan jasa perusahaan mengalami peningkatan bisnis yang paling tajam dengan nilai ITB sebesar 110, dan diikuti oleh sektor pertambangan dan penggalian dengan nilai ITB 108,51, sektor listrik, gas, dan air bersih dengan nilai ITB 108,38, sektor konstruksi dengan nilai ITB 108,33, sektor jasa-jasa dengn nilai ITB 107,57, sektor pengangkutan dan komunikasi dengan nilai ITB 107,55, sektor perdagangan, hotel, dan restoran  dengan nilai ITB 106,35, dan sektor industri pengolahan dengan nilai ITB sebesar 105,72.

Sementara di triwulan I-2011 diperkirakan kondisi bisnis masih akan datar saja, karena nilai ITB pada awal 2011 diperkirakan mencapai 106,56.

Seluruh sektor ekonomi di triwulan I-2011 diperkirakan mengalami peningkatan kondisi. Sektor listrik, gas, dan air bersih diprediksi mengalami peningkatan bisnis tertinggi.

Kemudian untuk Indeks Tendensi Konsumen (ITK) di Jabodetabek pada triwulan IV-2010 sebesar 101,09. Tingkat kepercayaan konsumen di akhir tahun menurun, karena ITK triwulan sebelumnya adalah 110,67.

Meski begitu, BPS menilai kondisi ekonomi konsumen membaik didorong oleh peningkatan pendapatan rumah tangga.

"Sedangkan tingkat kepercayaan konsumen yang menurun disebabkan oleh pengaruh inflasi yang cukup tinggi terhadap konsumsi makanan sehari-hari sehingga tingkat konsumsi makanan sehari-hari pada triwulan IV-2010 lebih rendah dari triwulan sebelumnya," tukas Rusman.

Di triwulan I-2011, diperkirakan ITK mencapai 106,49, atau menurut BPS kondisi ekonomi konsumen akan membaik. Karena tingkat optimisme lebih tinggi dibanding triwulan IV-2010 yang sebesar 101,09.

(dnl/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads