Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan tingkat optimisme pelaku bisnis di triwulan IV-2010 menurun dibandingkan triwulan sebelumnya dengan nilai Indeks Tendensi Bisnis (ITB) sebesar 106,63, sedangkan sebelumnya hanya 107,29.
Menurut Kepala BPS Rusman Heriawan, seluruh sektor ekonomi mengalami peningkatan kondisi bisnis kecuali sektor pertanian, peternakan, kehutanan, dan Pperikanan yang mengalami penurunan bisnis dengan nilai ITB sebesar 96,09.
"Secara umum kondisi bisnis di Indonesia pada triwulan IV-2010 meningkat dibandingkan triwulan III-2010 dengan nilai ITB sebesar 106,63. Namun demikian, tingkat kepercayaan pelaku bisnis dalam memandang potensi bisnis di Indonesia mengalami penurunan dibandingkan triwulan sebelumnya," ujar Rusman dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta, Kamis (5/8/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara di triwulan I-2011 diperkirakan kondisi bisnis masih akan datar saja, karena nilai ITB pada awal 2011 diperkirakan mencapai 106,56.
Seluruh sektor ekonomi di triwulan I-2011 diperkirakan mengalami peningkatan kondisi. Sektor listrik, gas, dan air bersih diprediksi mengalami peningkatan bisnis tertinggi.
Kemudian untuk Indeks Tendensi Konsumen (ITK) di Jabodetabek pada triwulan IV-2010 sebesar 101,09. Tingkat kepercayaan konsumen di akhir tahun menurun, karena ITK triwulan sebelumnya adalah 110,67.
Meski begitu, BPS menilai kondisi ekonomi konsumen membaik didorong oleh peningkatan pendapatan rumah tangga.
"Sedangkan tingkat kepercayaan konsumen yang menurun disebabkan oleh pengaruh inflasi yang cukup tinggi terhadap konsumsi makanan sehari-hari sehingga tingkat konsumsi makanan sehari-hari pada triwulan IV-2010 lebih rendah dari triwulan sebelumnya," tukas Rusman.
Di triwulan I-2011, diperkirakan ITK mencapai 106,49, atau menurut BPS kondisi ekonomi konsumen akan membaik. Karena tingkat optimisme lebih tinggi dibanding triwulan IV-2010 yang sebesar 101,09. (dnl/ang)











































