Harga Jengkol Melonjak 2 Kali Lipat

Harga Jengkol Melonjak 2 Kali Lipat

- detikFinance
Senin, 07 Feb 2011 15:51 WIB
Jakarta - Di tengah musim hujan yang terus tinggi, harga sayur mayur mengalami kenaikan di pasar dalam negeri. Di awal tahun, salah satu sayur mayur yang cenderung terus mengalami kenaikan adalah harga jengkol.

Berdasarkan data kementerian perdagangan harga jengkol di Pasar Induk Kramat Jati per tanggal 4 Februari 2011 mencapai Rp 22.000 per Kg. Padahal harga rata-rata jengkol bulan Januari 2011 hanya Rp 9.942 per Kg sedangkan harga rata-rata bulan Februari sudah menembus Rp 22.250 per Kg.

"Memang kalau harga jengkol tidak terlepas dari panen, khusus untuk Sleman, Klaten belum musim, barangnya nggak ada," kata Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) cabang Sleman Jogjakarta, Ngaliman kepada detikFinance, Senin (7/2/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ngaliman menjelaskan berdasarkan pemantauanya di wilayah Sleman, memang harga jengkol cenderung mengalami kenaikan karena suplainya terbatas. Biasanya jika suplai mulai tinggi harga jengkol kembali turun kembali.

"Kalau jengkol memang harganya naik turun," katanya.

Bahkan berdasarkan data kementerian perdagangan pada tanggal 31 Januari 2011, tercatat tren perubahan harga tertinggi terjadi pada jengkol di Pasar Kramat Jati, dengan kenaikan 4,2%.

Pada tanggal 29 Januari 2011 harga jengkol sudah Rp 20.000 per Kg, tanggal 30 Rp 22.000 per Kg. Sementara harga rata-rata minggu I bulan Januari masih Rp 5.971 per Kg, minggu II Rp 7200 per Kg, minggu III Rp 9.643 per Kg.

(hen/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads