Berdasarkan data kementerian perdagangan harga jengkol di Pasar Induk Kramat Jati per tanggal 4 Februari 2011 mencapai Rp 22.000 per Kg. Padahal harga rata-rata jengkol bulan Januari 2011 hanya Rp 9.942 per Kg sedangkan harga rata-rata bulan Februari sudah menembus Rp 22.250 per Kg.
"Memang kalau harga jengkol tidak terlepas dari panen, khusus untuk Sleman, Klaten belum musim, barangnya nggak ada," kata Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) cabang Sleman Jogjakarta, Ngaliman kepada detikFinance, Senin (7/2/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau jengkol memang harganya naik turun," katanya.
Bahkan berdasarkan data kementerian perdagangan pada tanggal 31 Januari 2011, tercatat tren perubahan harga tertinggi terjadi pada jengkol di Pasar Kramat Jati, dengan kenaikan 4,2%.
Pada tanggal 29 Januari 2011 harga jengkol sudah Rp 20.000 per Kg, tanggal 30 Rp 22.000 per Kg. Sementara harga rata-rata minggu I bulan Januari masih Rp 5.971 per Kg, minggu II Rp 7200 per Kg, minggu III Rp 9.643 per Kg.
(hen/qom)











































