Perlambatan Pertumbuhan Cina Baru Pengaruhi APBN 2005
Selasa, 11 Mei 2004 11:18 WIB
Jakarta -
Kepala Badan Analisa Fiskal Departemen Keuangan (Depkeu) Anggito Abimanyu memastikan perlambatan laju pertumbuhan ekonomi Cina baru akan berpengaruh dalam penghitungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2005. Sementara, untuk tahun 2004, pengaruhnya dinilai kecil karena kontrak-kontrak perdagangan dengan Cina sudah berjalan."Dampaknya lebih ke tahun 2005 karena untuk 2004 kontrak-kontrak perdagangannya masih jalan," kata Anggito sebelum rapat kerja dengan Komisi IX DPR, Selasa (11/5/2004).Meski mengaku ada pengaruhnya, Anggito menyatakan pihaknya masih akan melihat outlook perekonomian Cina. Pemerintah Cina kini memang mencoba mengerem pertumbuhan ekonominya, dimana pada tahun 2003 mencapai 9,1 persen, tahun 2004 diproyeksikan 8,5 persen dan tahun 2005 8 persen.Ketika disinggung apakah asumsi RAPBN 2005 akan diubah seiring perlambatan pertumbuhan ekonomi Cina, dosen Fakultas Ekonomi UGM tersebut hanya menyatakan kemungkinan pemerintah akan memakai asumsi-asumsi pada kisaran yang paling rendah.Namun demikian, menurut dia, pada tahun 2005 masih ada sentimen positif dari terbentuknya pemerintahan baru yang dipastikan akan pro investasi. "Itulah yang akan menjadi modal bagi pertumbuhan ekonomi," ujar pria yang mahir main saksofon ini.Sebelumnya, Menkeu Boediono mengakui perlambatan laju pertumbuhan ekonomi Cina memang akan berpengaruh ke Indonesia mengingat Indonesia memiliki hubungan dagang dengan negara tersebut sehingga akan mempengaruhi ekspor, impor maupun mata uang.Sebelumnya, dalam rapat dengan Panitia Anggaran DPR awal Mei lalu, pemerintah mengajukan asumsi pertumbuhan ekonomi pada tahun 2005 di kisaran 5-5,5 persen, laju inflasi 5-6 persen, nilai tukar rupiah Rp 8.400-8.600 per dolar AS, suku bunga Sertifikat Bank Indonesia (SBI) 6,5-7,5, harga minyak internasional US$ 22-25 per barel dan produksi minyak 1,1 juta barel per hari.
(ani/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































