Garuda Akan Mengkonversi Piutangnya di Merpati Jadi Saham
Selasa, 11 Mei 2004 15:27 WIB
Jakarta - PT Garuda Indonesia akan mengkonversi piutangnya di PT Merpati Nusantara Airlines menjadi penyertaan modal (mandatory comportible bond). Jumlah piutang Garuda saat ini mencapai 30 juta dolar AS.Menurut Dirut Garuda Indra Setiawan usai RDP dengan Komisi IV DPR di Gedung MPR/DPR, Jl. Gatot Soebroto, Jakarta, Selasa, (11/5/2004), saat ini pihaknya sedang meminta persetujuan dari kreditur Garuda, termasuk European Credit Agencies (ECA)."Utang kita di Merpati akan kita jadikan penyertaan modal, dan saat ini kita sedang konsultasi dengan kreditur," katanya.Dijelaskan, keputusan untuk mengkonversikan utang itu didasarkan atas kemampuan Merpati dalam melunasi utangnya. "Kondisi keuangan Merpati tidak memungkinkan untuk melakukan hal itu. Jadi, kita jadikan penyertaan modal saja," katanya.Adapun penandatanganan penyertaan modal akan dilakukan dalam waktu dekat. Namun Indra menegaskan, penandatanganan tersebut bukan berarti Garuda langsung menambah sahamnya di Merpati, karena pihaknya masih harus menunggu selama lima tahun."Persyaratannya jika dalam waktu lima tahun setelah penandatanganan ini Merpati tidak bisa bayar, maka kita bisa menjadikan utang itu dalam bentuk saham. Saat ini kita sendiri memiliki saham di Merpati sekitar tujuh persen," ungkapnya.Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Rosyid Hidayat mengatakan, Merpati diberi waktu hingga Oktober 2004 untuk melakukan rekapitalisasi dan restrukturisasi perusahaan. Jika proses tersebut telah dilaksanakan baru Merpati bisa melakukan privatisasi.
(mi/)











































