Terkait Penjualan Tanker
DPR akan Panggil Baihaki Hakim
Rabu, 12 Mei 2004 16:00 WIB
Jakarta - Komisi VIII DPR RI berencana memanggil mantan Direktur Utama Pertamina Baihaki Hakim untuk memberi penjelasan mengenai langkah Pertamina memesan dua tanker raksasa dari Korea Selatan.Hal itu dilakukan terkait dengan rencana Pertamina yang ingin menjual tanker jenis very large crude carrier (VLCC) yang saat ini masih dirakit Hyundai Heavy Industries tersebut. Pasalnya, Komisi VIII DPR menilai rencana penjualan tanker itu merugikan Pertamina sehingga harus ditolak."Kami akan mengundang Baihaki sebagai pencetus pemesanan tanker itu. Tentunya dia memiliki pertimbangan-pertimbangan tersendiri waktu memutuskan untuk memesan kedua tanker itu," kata anggota Komisi VIII DPR, Djusril Djusan, ketika dihubungi wartawan di Jakarta, Rabu (12/5/2004).Menurut Djusril, sebelumnya Komisi VIII DPR telah memberikan persetujuan atas rencana Pertamina untuk memiliki dua tanker raksasa guna menjamin ketersediaan BBM dalam negeri."Komisi VIII turut menyetujui usulan Baihaki ketika itu. Jadi sangat penting bagi kami untuk mengundangnya ke Komisi VIII dalam waktu dekat. Tapi ini untuk memperkuat penolakan kami atas rencana Pertamina," tandas anggota Fraksi Partai Golkar DPR tersebut.Ia menambahkan, dalam jangka panjang rencana penjualan tanker tersebut sangat merugikan karena harga sewa tanker akan terus meningkat. "Saya melihat ada aroma yang tidak enak. Jadi selain memanggil Baihaki kita juga akan memanggil direksi Pertamina untuk menjelaskan rencana mereka untuk menjual tanker ini," paparnya.Hasil kajian konsultan independen Japan Marine merekomendasikan agar Pertamina memiliki VLCC tersebut. Alasannya, tanker jenis tersebut sangat kompetitif di pasar tanker.Selain itu, memiliki tanker akan memberi keuntungan bagi perseroan sebesar US$ 7.000 per hari. Sementara, jika tanker itu dijual total, maka keuntungan yang diperoleh dari selisih harga hanya mencapai US$ 1.096 per hari dengan perkiraan bunga 2 persen.
(ani/)











































