Listrik Jawa-Bali Berstatus Siaga

Pasokan Batubara Terhambat

Listrik Jawa-Bali Berstatus Siaga

- detikFinance
Rabu, 12 Mei 2004 16:55 WIB
Jakarta - Sistem kelistrikan Jawa-Bali saat ini ditetapkan dalam status siaga menyusul terganggunya pasokan batubara di PLTU Suralaya, sehingga kapasitasnya turun menjadi 2.200 Mega Watt (MW).Selain itu, kritisnya pasokan listrik di sistem Jawa-Bali juga dipicu oleh kerusakan yang terjadi di PLTG Muara Karang dan Paiton."Sistem Jawa-Bali statusnya siaga karena tipisnya cadangan operasi, tapi kalau tidak ada gangguan mudah-mudahan aman-aman saja karena status seperti ini sering terjadi," kata Direktur Transmisi dan Distribusi PLN Herman Darmel Ibrahim saat dihubungi wartawan di Jakarta, Rabu, (12/5/2004).Ditambahkan Herman, kondisi seperti ini diciptakan oleh kurangnya daya di PLTU Suralaya yang merupakan pembangkit utama dalam sistem kelistrikan Jawa-Bali."Seperti diketahui Suralaya sudah beberapa waktu ini mengalami kekurangan pasokan batubara dari PTBA. Akibatnya, kapasitas normal yang seharusnya mencapai 3.400 MW saat ini hanya mencapai 2.200 MW," ungkapnya.Apalagi, saat ini juga terjadi gangguan serentak di Muara Karang dan Paiton. Menurutnya, cadangan operasi yang tersedia saat ini hanya mencapai kurang lebih 100 MW atau menurun dibanding cadangan operasi normal yang seharusnya mencapai 600 MW."Tipisnya cadangan operasi ini menyebabkan adanya ancaman pemadaman kalau ada gangguan pada salah satu mesin kita. Pemadaman itu maksimal mencapai lima persen dari total pelanggan," paparnya. (mi/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads