AA Corporation Siapkan Rp 20 Miliar untuk Suntik BPI

AA Corporation Siapkan Rp 20 Miliar untuk Suntik BPI

- detikFinance
Kamis, 13 Mei 2004 12:05 WIB
Jakarta - PP Muhammadiyah memastikan investor AA Corporation asal Malaysia akan masuk ke Bank Persyarikatan Indonesia (BPI) untuk menambah modal agar kecukupan modal (CAR) BPI bisa memenuhi ketentuan BI, di atas 8 persen.Hal ini disampaikan Wakil Ketua PP Muhammdiyah Dien Syamsuddin dan Wakil Komisaris BPI Hajrianto Y. Tohari saat jumpa pers di Kantor PP Muhammadiyah, Jl. Menteng Raya, Jakarta, Kamis, (13/5/2004).Menurut Hajrianto, AA Corporation untuk tahap awal akan memasukkan modal sekitar Rp 20 miliar setelah selesainya uji tuntas (due diligence) yang diharapkan bisa diselesaikan akhir bulan ini.Hajrianto menjelaskan, pihaknya yakin AA Corporation merupakan perusahaan bonafid yang memiliki reputasi internasional, karena pada saat negosiasi AA Corporation telah menunjukkan bukti dari satu bank di Indonesia atas penempatan dananya sekitar Rp 20 miliar untuk BPI.Perusahaan tersebut, katanya lagi, juga berniat melakukan pengembangan bisnis dengan PP Muhammadiyah. AA Corporation yang bergerak di berbagai bidang usaha juga berencana membuka jalur penerbangan Indonesia-Timur Tengah."Dengan melihat reputasi internasionalnya saya sangat yakin perusahaan ini bonafid," kata Hajrianto.Sementara itu, Wakil Ketua PP Muhammadiyah Dien Syamsuddin menjelaskan, AA Corporation juga menawarkan kepada PP Muhammadiyah, apakah akan menggunakan jaringan bank internasional yang berkedudukan di Moskow, Santiago-AS, Dubai, atau negara lain di Timur Tengah.PP Muhammadiyah sendiri memutuskan untuk menjalin afiliasi dengan bank yang berada di Dubai. Selanjutnya, terkait dengan pengembangan BPI, PP Muhammadiyah juga membentuk tim assistance manangement yang bekerjasama dengan Bank Muamalat.Selanjutnya, lanjut Dien, PP Muhammadiyah menginstruksikan kepada seluruh warga dan simpatisan Muhammadiyah termasuk amal-amal usaha Muhammdiyah untuk mendukung pengembangan BPI dengan menjadi nasabah atau konsumen BPI dan menempatkan dana-dana yang dimilikinya di BPI. (mi/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads