PLN Tunda Penerbitan Obligasi
Jumat, 14 Mei 2004 09:48 WIB
Jakarta - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dipastikan akan menunda penerbitan obligasi senilai lebih dari Rp 1 triliun pada tahun 2004. PLN menilai kondisi pasar saat ini tidak kondusif.Selain itu, tahun ini perseroan belum membutuhkan investasi baru yang jumlahnya cukup besar. Rencananya, penerbitan obligasi itu akan ditunda hingga tahun 2005."Untuk tahun 2004 ini PLN tidak butuh investasi besar. Itu terlihat dari RKAP (Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan) tahun ini," ungkap Dirjen Listrik dan Pemanfaatan Energi Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yogo Pratomo ketika dihubungi wartawan, Jumat (14/5/2004).Sebelumnya, Direktur Utama PLN Eddie Widiono mengatakan pihaknya akan menerbitkan obligasi senilai lebih dari Rp 1 triliun pada tahun 2004. Obligasi itu bakal didaftarkan di Bursa Efek Surabaya. Dana dari hasil penerbitan obligasi itu akan digunakan untuk investasi pembangunan jaringan transmisi dan LNG terminal di Jawa Barat yang menelan dana sekitar US$ 300 juta.
(ani/)











































