Berdasarkan data yang dikutip dari Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan, Jumat (18/2/2011), 3 kreditur besar yang memberikan utang ke pemerintah adalah Jepang, Bank Pembangunan Asia (ADB/Asian Development Bank), dan Bank Dunia.
Rincian pinjaman atau utang Indonesia ke kreditur besar itu adalah:
- Jepang dengan nilai US$ 30,46 miliar atau 44,4% dari total pinjaman pemerintah
- Bank Dunia dengan nilai US$ 11,41 miliar atau 16,6% dari total pinjaman pemerintah
- ADB dengan nilai US$ 11,05 miliar atau 16,1% dari total pinjaman pemerintah
- Kreditur lainnya senilai US$ 15,65 miliar atau 22,8% dari total pinjaman pemerintah
Jatuh Tempo Utang Capai Rp 110 Triliun
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sampai akhir Januari 2011 total surat utang yang telah diterbitkan oleh pemerintah mencapai US$ 118,61 miliar.
Surat utang tersebut terdiri dari surat utang berdenominasi valas sebesar US$ 18,01 miliar, dan yang berdenominasi rupiah senilai US$ 100,6 miliar.
Jatuh tempo surat utang pemerintah Indonesia bakal melonjak di 2033 akibat jatuh temponya surat utang eks BLBI (Bantuan Likuiditas Bank Indonesia).
(dnl/qom)











































