Penundaan ini juga memungkinkan para kreditur untuk memperoleh penjelasan lebih lanjut dari Mandala terkait rencana tersebut hingga pertemuan berikutnya yang dijadwalkan pada tanggal 24 Februari 2011.
"Kami berkomitmen untuk senantiasa mematuhi hukum dan peraturan yang berlaku selama proses restrukturisasi dan kami menyambut baik keputusan yang diambil pengurus hari ini. Kami juga membuka diri bagi kreditur yang ingin mendapatkan klarifikasi lebih lanjut terkait Rencana Perdamaian ini," ujar Presiden Direktur Mandala Airlines Diono Nurjadin dalam siaran pers yang diterima detikFinance, Sabtu (19/2/201).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sesuai dengan Rencana Perdamaian yang diajukan Mandala, hutang kreditur akan dikonversikan menjadi sejumlah saham pada perusahaan baru yang telah direstrukturisasi. Hal ini akan memungkinkan perusahaan untuk melakukan restrukturisasi dan para kreditur akan mendapatkan kesempatan untuk memperoleh pembayaran atas hutang mereka dalam jumlah yang lebih besar setelah perusahaan beroperasi kembali dan memiliki kondisi keuangan yang menunjang.
(ang/ang)










































