Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Utama PT Mandala Airlines Nurhadijono Nurjadin ketika ditemui wartawan di kawasan Kemang, Jakarta, Minggu (20/2/2011).
"Yasudah, ketika mereka (pilot dan pegawainya) memilih untuk pindah tidak apa-apa," ujar Diono.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pilot tetep harus terbang kan, tidak boleh putus jadi harus terus jalan. Nah makanya ada beberapa pilot yang dipinjamkan," tambah Diono.
Lebih jauh Ia mengatakan, setelah Mandala kembali beroperasi nantinya maka pilot dan karyawan yang dipinjamkan akan kembali bekerja untuk Mandala. Oleh karena itu, Diono mengaharapkan proses restrukturisasi utang dapat berjalan dengan baik dan lancar.
PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) sendiri telah menampung 36 pilot eks PT Mandala Airlines yang sudah berhenti beroperasi. Seperti diketahui, Mandala menghentikan sementara penerbangannya mulai Kamis, 13 Januari 2011 lalu. Kabar tutupnya Mandala Airlines ini memang cukup mengejutkan mengingat sebelumnya telah mengumumkan berbagai rencana yang cukup mengesankan. Utang Mandala sendiri mencapai lebih dari Rp 2,4 triliun.
(dru/dru)











































