SBY Minta Penimbun Beras Diberantas

SBY Minta Penimbun Beras Diberantas

- detikFinance
Selasa, 22 Feb 2011 17:34 WIB
Bogor - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta jajaran pemerintah harus sigap mengambil langkah-langkah penanggulangan disaat terjadi kenaikan harga pangan. Bahkan jika ada penimbun komoditi pangan seperti beras tak boleh diberikan kesempatan melakukan penimbunan.

"Tetap lakukan operasi pasar, berantas para penimbun, berikan kebijakan fiskal buat produsen, ekportir dan importir saat terjadi kenaikan harga," kata SBY saat menutup rapat pematangan rencana induk percepatan dan perluasan pembangunan ekonomi di Istana Bogor, Bogor, Senin (22/2/2011).

Hal itu merupakan solusi dan kebijakan pemerintah dalam mengatasi kenaikan harga pangan, dampak inflasi, pangan global terutama dalam menjaga stabilitas harga. Selain itu, juga pemerintah akan melakukan peningkatan produktivitas pangan dan kerjasama internasional untuk food security.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Surplus beras minimal 10 juta ton per tahun. Kita bukan anggap 5 juta ton cukup untuk swasembada. Policy bisa berubah. Maka wajib kita memiliki surplus 10 juta ton per tahun," katanya.

Peningkatan produksi beras merupakan satu dari tiga program prioritas yang diputuskan dalam rencana induk perpecatapan dan perluasan pembangunan ekonomi 2025. Dua program prioritas lain adalah penanggulangan pengangguran dan penuntasan kemacetan lalu lintas Jakarta.
(lh/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads