Timteng Bergejolak, RI Genjot Ekspor Tuna

Timteng Bergejolak, RI Genjot Ekspor Tuna

- detikFinance
Rabu, 23 Feb 2011 14:33 WIB
Jakarta - Indonesia akan meningkatkan ekspor ikan tuna ke kawasan Timur Tengah meskipun kawasan ini sedang bergejolak. Salah satu negara di Timur Tengah yang cukup tinggi permintaan tuna adalah Iran.

Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad mengatakan pemerintah kini tengah melakukan kerjasama dengan Republik Iran dalam hal perikanan. Hari ini delegasi Menteri Jihad Pertanian Iran H.E. Sadegh Khalilian menemui Fadel Muhammad di kantornya, Jakarta.

Fadel menuturkan kerjasama Indonesia dengan Iran antaralain kerjasama dibidang ikan tangkap untuk menjaga stok ikan. Selain itu, ada pola kerjasama budidaya ikan dalam hal pembenihan dan pemijahan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kedua negara juga menjajaki untuk bekerjasama dalam hal konservasi laut dan pengelolaan pulau-pulau kecil. Juga upaya kerjasama penelitian tentang perikanan dan kerjasama pemasaran tengah dijajaki.

"Kita akan mengirim tim untuk memperdalam kerjasama. Targetnya untuk menaikkan ekspor ke Iran karena di sana penduduknya banyak, mereka butuh makan ikan," kata Fadel di kantornya, Jakarta, Rabu (23/2/2011).

Ia mengatakan volume ekspor ikan tuna ke Iran di 2009 berjumlah 2,02 ribu ton dengan nilai ekspor US$ 3,03 juta

"Timur Tengah menjadi pasar bagi Indonesia karena harga jual di Timur Tengah bagus, terutama ekspor tuna," katanya. (hen/dnl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads