Hal ini disampikan oleh Menteri Keuangan Agus Martowardojo ketika ditemui di kantornya, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Jumat (25/2/2011).
"Kami juga melihat di Indonesia, perbaikan grade (peringkat) akan membuat capital inflow semakin deras," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini satu langkah lagi Indonesia menjadi investment grade. Kami perhatikan kalau jadi investment grade banyak investasi yang cukup besar," ujar Agus.
Agus menilai tingkat utang Indonesia yang akan masuk investment grade bakal membuat pemerintah dan pengusaha bisa menegosiasikan pengenaan bunga utang yang lebih rendah.
Di sisi lain, kondisi itu akan menyebabkan pengusaha yang selama ini belum melirik Indonesia sebagai tujuan investasi, akan berusaha masuk ke Indonesia yang mengakibatkan sektor rill di tanah air akan semakin bergerak.
Walaupun demikian, Agus berharap masuknya arus dana asing tetap harus diwaspadai oleh Indonesia. Pemerintah menginginkan arus asing yang masuk berbentuk investasi langsung (foreign direct investment) tidak hanya dalam bentuk portofolio.
Jika dana asing banyak masuk dalam bentuk portofolio di pasar saham atau obligasi, sangat rentan terjadi pembalikan atau penarikan dana jika kondisi ekonomi Indonesia atau global berubah drastis.
"Jangan sampai kaget kalau ada sudden reversal (pembalikkan dana asing)," tandasnya.
(nia/dnl)










































