Berdasarkan bahan menteri BUMN soal Peranan BUMN dalam Percepatan dan Perluasan Pembangunan yang diperoleh detikFinance, proyek senilai Rp 1,6 triliun ini bakal menyerapΒ 5460 orang tenaga kerja.
Selain itu, disebutkan bahwa berdasarkan rencananya kendaraan motor atau roda dua akan dizinkan masuk dalam ruas tol ini. Hal ini akan tak jauh berbeda yang telah diterapkan di tol Suramadu sebagai benchmark-nya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengembangan tol ini mengkombinasikan pengusahaan jalan tol dengan pengembangan usaha non jalan tol. Yaitu antara lain pembuatan Pulau Marina dan Fishery dan Pelabuhan Kapal Pesiar di Benoa Bali.
Ruas tol yang dibangun melalui konsorsium 4 BUMN antaralain Jasa Marga, Pelindo III, Angkasa Pura I dan Bali Tourism Develpoptment Corporation (BTDC), kini memerlukan izin pembangunan dermaga dan tempat sandar kapal pesiar dari kementerian perhubungan, izin konservasi hutan Mangrove dari kementerian lingkungan hidup, dan izin pembangunan jalan tol dari Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum.
(hen/hen)











































