Ikan, Tempe, Rokok, dan Batu Bata Picu Inflasi Februari

Ikan, Tempe, Rokok, dan Batu Bata Picu Inflasi Februari

- detikFinance
Selasa, 01 Mar 2011 12:10 WIB
Jakarta - Laju inflasi Februari 2011 mencapai 0,13%. Meski harga pangan khususnya beras turun, namun ada beberapa sektor yang mengalami kenaikan harga sehingga memicu inflasi. Apa saja?

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Rusman Heriawan mengatakan, setidaknya ada 8 barang yang mengalami kenaikan harga sehingga memicu laju inflasi.

"Angka inflasi Februari pertama dibentuk oleh ikan segar. Ikan laut menyumbang inflasi 0,03% karena terkait gelombang laut yang menyebabkan nelayan tak berani melaut," kata Rusman dalam jumpa pers di kantornya, Jalan DR Soetomo, Jakarta, Selasa (1/3/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu barang yang memicu inflasi Februari adalah:
  • Tempe menyumbang inflasi 0,02% karena kenaikan harga kedelai
  • Jeruk menyumbang inflasi 0,02%
  • Bawang Merah menyumbang inflasi 0,02%
  • Minyak goreng menyumbang inflasi 0,02%
  • Rokok sumbang inflasi 0,02% karena kenaikan cukai
  • Batu bata sumbang inflasi 0,02%
  • Kenaikan harga mobil sumbang inflasi 0,02%
Laju inflasi Februari 2011 mencapai 0,13%, dengan begitu laju inflasi kumulatif (Januari-Februari 2011) adalah 1,3%. Inflasi year on year (Februari 2011 dibanding Februari 2010) mencapai 6,84%.

Harga bahan makanan mengalami deflasi 0,09%, dan sandang menyumbang deflasi 0,01%.
(dnl/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads