Merak Lumpuh, Pengusaha Tekor Rp 10 Miliar Per Hari

Merak Lumpuh, Pengusaha Tekor Rp 10 Miliar Per Hari

- detikFinance
Selasa, 01 Mar 2011 12:25 WIB
Jakarta - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mencatat kerugian para pengusaha dari terhambatnya angkutan di Merak per harinya mencapai Rp 5-10 miliar. Terhambatnya arus dari Merak ke Bakauheni setidaknya sudah memasuki pekan kedua.

"Saya hitung setiap hari, saya milhat hitungan kerugian di atas kertas Rp 5-10 miliar per hari," kata Ketua Umum Apindo Sofjan Wanandi kepada detikFinance, Selasa (1/3/2011)

Sofjan menjelaskan kerugian itu mencakup kerugian membengkaknya biaya operasional untuk sopir, bahan bakar minyak (BBM), kerugian waktu sehingga pengiriman barang tertunda dan lain-lain.Sementara dari sisi kerugian barang-barang yang diangkut seperti produk yang mudah rusak seperti sayur mayur, produk cepat busuk lainnya juga harus ditanggung pengusaha.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kejadian di Merak ini kan bukan sekali saja kadang-kadang lancar kadang-kadang nggak lancar, kalau hitungan per tahunnya ditaksir mencapai Rp 1,6 triliun," katanya.

Sebagai pengusaha Sofjan mengaku tak ada penyelesaian terhadap masalah yang selalu berulang tersebut. Selama ini pihak operator selalu beralasan terganggunya transportasi di Merak karena ombak tinggi, perbaikan kapal dan lain-lain.

Ia berharap agar pihak PT ASDP Indonesia Ferry sebagai operator melakukan perbaikan dengan melakukan investasi kapal-kapal baru. Bahkan ia sangat berharap ada persaingan ditrayek yang dikelola ASDP dengan cara mengundang pelaku swasta.

"Jadi harus diberi kesempatan ke swasta buat persaingan, trayeknya harus ditender agar swasta bisa masuk," katanya. (hen/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads