Kumpulkan Pengusaha, Boediono Ingin Lahirkan Wirausaha Muda

Kumpulkan Pengusaha, Boediono Ingin Lahirkan Wirausaha Muda

- detikFinance
Rabu, 02 Mar 2011 19:57 WIB
Jakarta - Wakil Presiden (Wapres) Boediono mengundang sejumlah pengusaha papan atas ke kantornya. Wapres meminta kerjasama para pengusaha itu untuk mengoptimalkan usia produktif di Indonesia yang jumlahnya kian banyak.

"Kan, generasi ke depan akan jadi generasi produktif, sehingga bagaimana kita untuk berpartisipasi memikirkan ide-ide dengan konsep bagi generasi-generasi kita yang akan datang sehingga bisa menerima tantangan," kata Wakil Presiden Direktur PT Indofood Sukses Makmur, Fransiscus Welirang.

Fransiscus adalah salah satu pengusaha yang hadir dalam pertemuan sekitar 2,5 jam di Kantor Wapres, JalanΒ  Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (02/3/2011), tersebut. Pengusaha lainnya yang diundang antara lain pimpinan Ciputra Grup, Blue Bird, Maspion Grup, Mustika Ratu, PT Sido Muncul, PT Holcim Indonesia, PT Freeport, dan lain-lain.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Fransiscus, belum ada hal yang konkret dari pembicaraan sore hingga petang hari tersebut. Namun, Wapres dan para pengusaha sepakat untuk memperhatikan masa depan generasi muda.

"Generasi muda, kan, ada yang nanti menjadi pengusaha juga. Nah, coba melihat kesempatan-kesempatan dan bagaimana terhadap sistem pendidikan kita ke depan, sehingga memberikan SDM yang potensial," imbuhΒ  Fransiscus.

Sementara itu, Juru Bicara Wapres, Yopie Hidayat menambahkan, pertemuan ini merupakan inisiatif murni Boediono. Wapres mengumpulkan para pengusaha untuk mengantisipasi adanya deviden demografi yangΒ  jumlahnya makin besar di Indonesia.

"Masalahnya kalau penduduk yang berusia produktif tidak dapatkan kesempatan kerja, dividen ini bisaΒ  menjadi malapetaka. Nah inilah yang tadi dipikirkan bersama bagaimana buat program yang fokus di luar penciptaan lapangan kerja," kata Yopie.

Menurut Yopie, berbagai masukan disampaikan para pengusaha kepada Wapres. Antara lain, mereka mengusulkan untuk ditingkatkannya jiwa enterpreneurship, pendidikan yang berorientasi kepada wirausaha, serta program magang yang lebih longgar.

"Nanti akan ada pertemuan lagi. Ini bukan pertemuan pertama maupun terakhir," cetus Yopie.

(irw/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads