Hal ini disampaikan oleh Hatta ketika di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (3/3/2011).
"Spanyol itu sangat serius, yang selama ini mereka katakanlah tidak melihat tidak begitu banyak investasinya. Sekarang mereka melihat Indonesia bertumbuh dan menjadi prospek untuk itu. Mereka membawa 20 pengusahanya untuk menanamkan modalnya di Indonesia, bekerjasama meningkatkan volume perdagangan kita," tutur Hatta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dulu kita pernah kerjasama Dirgantara dengan CASA, pesawat terbang, dan lainnya. Mereka tertarik, yang pertama kereta api, di bidang-bidang infrastruktur kemudian energi terbarukan termasuk dengan power plant dan yang ke empat adalah di bidang industri," jelasnya.
Namun sayangnya, Hatta mengungkapkan berapa besar investasi yang akan ditanamkan Spanyol dalam bidang-bidang tersebut.
"Saya menyampaikan bahwa mereka menyampaikan ingin melakukan adendum terhadap agreement yang ada di bidang perekonomian antara Indonesia dan Spanyol," katanya.
Hatta berharap kerja sama antara EADS CASA dengan PT Dirgantara Indonesia (DI) yang dimulai sekitar awal Februari lalu di bidang pengembangan pesawat baru dapat dilakukan dalam bentuk bussines to bussines (B to B).
"Saya harap B to B saja, PT DI kita silakan," tutupnya.
(nia/dnl)










































