Demikian disampaikan oleh Manajer Development Pelumas Pertamina Adria Nusa ketika ditemui di kantor pusat Pertamina, Jakarta (3/3/2011).
"Pada tahun 2011 pihak Pertamina akan terus mengembangkan pangsa ekspor bisnis pelumas di mancanegara di mana kita akan berusaha untuk lebih ekspansif dengan target penjualan di 2011 sebesar 546 ribu KL," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan demikian, Pertamina sudah semakin dekat untuk menjadi produsen pelumas kelas dunia," kata Adria.
Dijelaskannya terdapat tiga kelompok produsen pelumas kelas jika mengacu pada peta penjualan pelumas dunia yakni, major player, second major player, serta medium player.
"Penjualan major player berkisar antara 3-6 juta KL/tahun, sedangkan untuk second major player penjualannya berkisar antara 1-3 juta KL/tahun, dan medium player memiliki penjualan berkisar 600 ribu β 1 juta KL/tahun," jelasnya.
"Maka itu dengan target penjualan pelumas kita tahun ini sebanyak 546 ribu KL, maka sudah semakin dekat untuk masuk menjadi produsen pelumas kelas dunia (mendekati medium player)," tambah Adria.
Adria menyampaikan strategi Pertamina untuk masuk ke pasar pelumas luar negeri adalah teruma dengan mengandalkan produk yang bernama Fastron.
"Sudah tiga tahun ini Pertamina melakukan pemasaran pelumas ke luar negeri, dimulai dari Pakistan dan Uni Emirat Arab dengan merek Zipex. Saat ini pelumas keluaran Pertamina sudah dipasarkan di 10 negara yang di antaranya mencakup Belgia, Pakistan, Saudi Arabia, Uni Emirat Arab, Myanmar, Singapur, Taiwan, Phillipina, Timor Leste, dan Australia," tutur Adria.
(nrs/dnl)











































