Harga Minyak Naik, Pemerintah Berusaha Tak Naikkan BBM

Harga Minyak Naik, Pemerintah Berusaha Tak Naikkan BBM

- detikFinance
Selasa, 25 Mei 2004 12:36 WIB
Jakarta - Pemerintah menyerahkan sepenuhnya kenaikan harga BBM kepada DPR. Namun pemerintah akan berusaha menghindari kenaikan BBM mengingat tahun 2004 ini adalah tahun politik. "Kenaikan harga BBM kalau saya terserah DPR, karena selama 3 tahun selalu melalui persetujuan DPR. Apalagi tahun ini adalah tahun politik," kata Menko Perekonomian Dorodjatun Kuntjara-jakti usai menjadi pembicara kunci dalam seminar APRINDO di Hotel Nikko, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Selasa (25/5/2004).Ditambahkan, harga minyak mentah dunia akan sulit turun karena banyak pihak masih menunggu penyelesaian di Timur Tengah disamping kapasitas produksi minyak negara-negara OPEC sudah sulit untuk ditingkatkan. "Banyak ramalan mengatakan bahwa harga minyak tidak akan turun karena orang menunggu penyelesaian di Timur Tengah dan juga kapasitas yang ada di OPEC tidak bisa dinaikkan lagi," ujar Dorodjatun. Menurut Dorodjatun, kalaupun kapasitas produksi OPEC bisa dinaikkan, terdapat kekhawatiran tidak akan ada lagi ruang untuk bermanuver. Oleh karena itu, lanjut Dorodjatun, perlu upaya untuk menaikkan produksi minyak dari negara-negara non OPEC. "Tapi non OPEC sumur-sumur mereka seperti Norwegia juga sudah mulai turun kapasitasnya," kata Dorodjatun.Ketika ditanya apa langkah yang harus diambil agar tingginya harga minyak tidak berpengaruh luas pada ekonomi, Dorodjatun hanya mengatakan bahwa semua pihak diminta melakukan penghematan. "Anda harus melakukan pada diri sendiri. Anda harus menghemat, seperti bensin sekarang sudah mulai naik di seluruh dunia. Akibatnya nanti ada freight cost," tegasnya.Mengenai proyeksi tahun 2005, Dorodjatun hanya mengatakan,"Saya kira untuk tahun 2005 kita sebanyak mungkin hanya menyiapkan kerangka. Jadi kabinet baru yang mengambil oper dari kita." (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads